Soal Munas Golkar, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ikut Campur - Ide Nasional

Breaking

Thursday, July 11, 2019

Soal Munas Golkar, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ikut Campur

Ide Nasional, Jakarta – Nama Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto digadang-gadang akan bersaing dalam bursa caketum di Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi menegaskan dirinya tak mau ikut campur urusan Munas Partai Golkar.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mempersilahkan partai koalisi pendukungnya yang ingin menggelar Munas ataupun Muktamar.

“Munas silahkan munas, mau muktamar silahkkan muktamar, mau kongres silahkan kongres,” ucap Jokowi di Taman Nasional Komodo Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/7/2019).

Dia menilai bukan kapasitasnya sebagai Presiden untuk berbicara soal Munas Golkar. Dia meminta agar urusan munas, muktamar dan kongres ditanyakan langsung kepada pimpinan partai politik.

“Munas tanya presiden, munas ya urusannya partailah. Saya bukan ketua partai, itu urusannya partai,” kata Jokowi.

Seperti diketahui, Partai Golkar akan menggelar Munas pada akhir Desember 2019. Munas tersebut akan memilih Ketum Partai Golkar periode 2019-2024.

Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai, berdasarkan track record, Bamsoet dan Airlangga sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan dalam memimpin.

Airlangga yang saat ini menjabat Ketua Umum Golkar, memiliki pengalaman menjadi Menteri Perindustrian pemerintahan Jokowi-JK. Menteri Perindustrian merupakan salah satu posisi strategis dalam menunjang perekonomian nasional.

Selain itu, menurut Pangi, Airlangga juga pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dan diberi amanah menjadi Ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, UKM dan BUMN.


Artikel yang berjudul “Soal Munas Golkar, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ikut Campur” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment