Sejarah Singkat Lahirnya Dewa Krisna - Ide Nasional

Breaking

Thursday, July 4, 2019

Sejarah Singkat Lahirnya Dewa Krisna

Dalam agama Hindu,
dewa krisna menjadi salah satu dewa yang dipuja oleh umat Hindu. Menurut agama
Hindu, dewa krisna ini berwujud pria yang memiliki kulit berwarna biru gelap
dengan mengenakan dhoti kuning dan mahkota yang dihiasi oleh buru merak.

Dalam kitab
Purana dan Mahabrata, disitu tertulis bahwa krisnya adalah putra kedelapan dari
Basuweda dan Dewaki, yakni seorang bangsawan dari kerajaan surasena, yaitu
kerajaan mitologis di india utara. Dewa krisna dipuja sebagai dewa awatara dewa
wisnu ke delapan di antara ke sepuluh awatara wisnu.

Dalam Bhagawatapurana
krisna digambarkan sebagai sosok penggembala muda yang pandai memainkan sebuah
seruling. Sementara dalam wiracarita mahabrata krisna dikenal sebagai sosok
pemimpin yang sakti, bijaksana dan berwibawa. Seluruh umat hindu meyakini
bhagawadgita sebagai kitab yang memuat kotbah kresna kepada arjuna tentang ilmu
kerohanian.

Pada kesempatan
kali ini akan dibahas mengenai sejarah lahirnya dewa krisna. Mula-mula ada
seorang raja kangsa yang memiliki hati kejam tanpa belas kasihan kepada sesama
manusia. Pada suatu hari raja kangsa dikunjungi oleh hyang narada dan wiku dari
sorgaloka yang memberitahukan bahwa kelak ia akan dibunuh oleh anak dewaki yang
kedelapan, memberikan pemberitahuan tersebut maka hyang narada langsung kembali
ke sorgaloka.

Setelah menerima
pemberitahuan tersebut. raja kangsa timbul niat jahat untuk membunuh anak
dewaki sehingga sabda hyang narada tidak terlaksana. Pada saat itu dewaki masih
belum memiliki anak.

Setelah beberapa
waktu berlalu dewaki akhirnya mengandung. Kemudian lahirlah anak dewaki. Ketika
lahir raja kangsa segera membunuh anak dewaki. Kejadian ini terus dilakukan secara
berulang-ulang hingga dewaki melahirkan anak ke enam.

Saat mengandung
anak ketujuh, bayi yang masih dalam kandungan dipindahkan oleh dewi nidra
dengan jalan ghoib ke rohini, yakni istri wasudewa yang kedua. Setelah sampai
waktunya anak tersebut lahir dengan selamat dan diberi nama Baladewa atau
Balarama.

Kemudian dewaki
mengandung anak kedelapan. Kali ini wasudewa mendapat akan untuk menyelamatkan
bayi yang kelak akan lahir tersebut. akalnya adalah jika kelak anak itu lahir
maka akan digantikan dengan bayi lain. kebetulan pada saat itu yasoda juga
mengandung, ketika dewaki melahirkan yasoda pun juga melahirkan dan anak
tersebut dipertukarkan.

Ketika raja
kangsa mendengar dewaki melahirkan anak kedelapan maka ia segera pergi ke rumah
dewaki dan dirinya tidak tahu bahwa bayi dewaki telah dipertukarkan sehingga ia
membunuh bayi yang sebenarnya bukan anak dewaki melainkan anak yasoda. Akhirnya
anak dewaki ke delapan selamat dan diberi nama krisna.

Akan tetapi
krisna dibesarkan oleh nanda dan yasoda, yakni seorang penggembala sapi yang
ada di Vrindavana. Krisna tumbuh seperti anak pada umumnya dimana ia menjadi
penggembala sapi, anak yang nakal, dan bermain seperti anak lainnya.

Akan tetapi
krisna berbeda dengan anak lainnya, dia mampu berperan sebagai pelindung rakyat
Vrindavana. Krisna dipercaya mampu mengangkat bukit gowardhana untuk melindungi
rakyat vrindavana dari tindakan indra yang semena-mena.

Krisna dan
baladewa yang pada saat itu masih usia muda diundang ke Mathura untuk mengikuti
pertandingan gulat yang diadakan oleh raja kangsa. Disana krisna melakukan
pekerjaan yang tidak bisa dilakukan orang biasa.

Melihat kekuatan
krisna, raja kangsa menjadi murka karena merasa dirinya kalah dari krisna. Kemurkaan
tersebut dilampiaskan kepada krisna dan kepada seluruh gembala. Gembala tersebut
disuruh raja kangsa untuk meninggalkan matura jika tidak maka akan dibunuh.

Mendengar berita
tersebut krisna marah dan terjadilah perkelahian sengit antara raja kangsa dan
krisna. Setelah krisna mengalahkan para pegulat dirinya menggulingkan kekuasaan
kangsa sekaligus membunuhnya. Setelah itu krisna menyerahkan tahta kepada ayah
kangsa, yakni ugrasena sebagai raja para yadawa. Kemudian krisna membebaskan
ayah dan ibunya yang sebelumnya terkurung oleh kangsa. Setelah itu krisna
menjadi pangeran di kerajaan tersebut.

hindu

cerita-lahirnya-dewa-krisna,dewa-krisna,lahirnya-krisna,sejarah-dewa-krisna,sejarah-krisna,sri-krisna

cerita-lahirnya-dewa-krisna,dewa-krisna,lahirnya-krisna,sejarah-dewa-krisna,sejarah-krisna,sri-krisna


Artikel yang berjudul “Sejarah Singkat Lahirnya Dewa Krisna” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment