Polri Gagalkan Penjualan Satwa Liar Dilindungi Lewat Ojol dan Bus - Ide Nasional

Breaking

Wednesday, July 3, 2019

Polri Gagalkan Penjualan Satwa Liar Dilindungi Lewat Ojol dan Bus

Penyidik bergerak pada 20 Juni 2019 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari ke wilayah Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah. Di sana tersangka MUA alias G diringkus dengan barang bukti satwa liar lainnya yaitu 15 ekor burung tiong mas.

“Yang (pengiriman) pakai Gojek (ojol) itu yang burung,” ujarnya.

Tim kemudian melakukan identifikasi ponsel MUA alias G dan menangkap tersangka lainnya berinisial KG di Jepara, Jawa Tengah, sekitar pukul 03.00 WIB dengan barang bukti satwa liar lima ekor kanguru tanah.

Pengembangan pun berlanjut dan pada 21 Juni 2019, penyidik meringkus tersangka AM yang kedapatan membawa dua ekor burung kakaktua jambul kuning, dua ekor burung nuri kepala hitam, dan seekor burung nuri kelam di SPBU Bumi Rejo, Pati, Jawa Tengah sekitar pukul 19.00 WIB.

Atas perbuatannya, ketiganya diancam Pasal 21 ayat (2) huruf a Juncto Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

“Isu ini (perdagangan satwa liar dilindungi) di dunia tidak kalah dibandingkan isu narkoba,” Adi menandaskan.


Artikel yang berjudul “Polri Gagalkan Penjualan Satwa Liar Dilindungi Lewat Ojol dan Bus” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment