Asal Usul Turunnya Kitab Suci Weda - Ide Nasional

Breaking

Monday, July 8, 2019

Asal Usul Turunnya Kitab Suci Weda

Weda merupakan
kitab suci umat Hindu yang diturunkan langsung oleh Sang Hyang Widhi melalui
para Rsi yang kemudian dikumpulkan dan dihimpun menjadi suatu kitab suci. Kitab
suci ini disebut kitab suci weda.

Kata weda
diambil dari dua pendekatan yang berasal dari bahasa sanskerta yakni “Wid” yang
aktinya pengetahuan. Dan kata weda yang diakhiri dengan huruf A diartikan
sebagai pengetahuan kebenaran sejati yang kini menjadi sumber ajaran bagi agama
Hindu.

Menurut Maharsi
Sanaya, kitab suci weda merupakan wahyu dari Tuhan Yang Maha Esa yang
mengandung ajaran luhur untuk kesempurnaan umat manusia dan menghindarkan diri
dari perbuatan jahat.

Weda ini sendiri
merupakan ilmu pengetahuan suci yang maha sempurna yang berasal dari Sang Hyang
Widhi dan didengarkan oleh Para Maha Rsi melalui wahyu sehingga weda disebgut
sebagai Surti yang berarti sabda suci yang sebagian besar berisi nyanyian dari
Sang Hyang Widhi dalam bentuk puisi yang dalam weda disebut sebagai Chandra.

Umat beragama Hindu
yang menghayati dan mengamalkan weda akan mendapatkan ketenangan lahir dan
batin. Untuk itu, bagi umat Hindu sebaiknya menghayati dan mengamalkan isi-isi
dari kitab suci weda tersebut.

Weda merupakan
wahyu yang turun dari Sang Hyang Widhi. Ketika wedha turun, saat itu pula weda
dituliskan. Setiap agama tentu memiliki bahasa wahyunya masing-masing, termasuk
juga kitab suci wedha. Umumnya bahasa yang digunakan setiap kitab suci sesuai
dengan dimana wahyu atau kitab suci itu diturunkan.

Kitab suci weda
menggunakan bahasa Sanskerta. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kitab suci
weda diterima oleh Maha Rsi dengan menggunakan bahasa sanskerta. Dan hingga
saat ini bahasa sanskerta digunakan dalam penulisan susastra agama Hindu.

Seiring perkembangan
jaman, sesudah diturunkannya kitab suci weda. Kemudian para ahli sanskerta
membedakan bahasa weda kedalam tiga kelompok yakni sebagai berikut:

Vedic
Sanskrit merupakan bahasa sanskerta weda yang umumnya jauh lebih tua
dibandingkan dengan bahasa sanskerta. Bahasa ini juga digunakan dalam berbagai
susastra agama Hindu seperti Purana, Itihasa, Dharmasastra dan lain sebagainya.

Classical
Sanskrit merupakan bahasa sanskerta yang digunakan dalam susastra Hindu seperti
Itihasa, Purana, Smrti, kitab-kitab agama dan Darsana yang dikembangkan setelah
kitab suci weda.

Hybrida
Sanskrit merupakan sanskerta yang tidak murni menggunakan kosa kata ataupun
bahasa sanskerta sebagaimana yang digunakan dalam sanskerta kepulauan dan
sanskerta campuran.

Umat Hindu
meyakini kitab suci weda tidak berawal dan tidak berakhir seiring waktu. Hal ini
menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu yang lebih awal dari weda. Itu artinya weda
sudah ada sebelum adanya pengertian waktu. Weda ada saat Brahman ada, yakni
sebelum alam semesta ini diciptakan.

hindu

agama-hindu,hindu,kitab-suci,kitab-suci-hindu,kitab-suci-weda,kitab-weda,weda

agama-hindu,hindu,kitab-suci,kitab-suci-hindu,kitab-suci-weda,kitab-weda,weda


Artikel yang berjudul “Asal Usul Turunnya Kitab Suci Weda” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment