Kenapa Makan Babi Dilarang Dalam Islam? - Ide Nasional

Breaking

Wednesday, June 12, 2019

Kenapa Makan Babi Dilarang Dalam Islam?

Allah mengatur jalan kehidupan hamba-Nya dimulai sejak dilahirkan ke dunia hingga kematian. Ya, Allah mengatur segala kebutuhan hamba-Nya sebagaimana yang tertera dalam Al-qur’an termasuk peraturan makan dan hal terkait dengannya.

Sebagai Muslim pasti sudah tidak asing lagi dengan peraturan memakan makanan yang halal lagi baik. Selagi makanan itu halal dan baik, makanan tersebut akan memberikan manfaat dan berkah bagi tubuh.

Lalu, bagaimana dengan makanan yang dilarang? Salah satu makanan yang dilarang dalam Islam adalah memakan babi dan olahannya. Baik secara disembelih ataupun tidak, tetap saja memakan babi diharamkan dalam Islam?

Lantas, mengapa demikian? Apa yang membuat memakan babi dilarang dalam Islam? Untuk mendapatkan bahasan lebih lanjut, berikut adalah ulasannya.

1.Babi Itu Kotor

Bukan rahasia lagi bahwa sebersih apapun tempat tinggal babi, tetap saja babi lebih menyukai tinggal di kubangan. Pada umumnya babi sering menghabiskan waktunya untuk bermain lumpur. Kebiasaan makan hewan yang satu ini juga terbilang sangat jorok. Binatang ini kerap memakan kotorannya sendiri

2. Babi Termasuk Dalam Kategori Makanan Terburuk

Babi merupakan makanan terburuk dan sudah disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 157 seperti berikut ini.

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَالَّذِينَ آَمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ أُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka.

Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Selain divonis sebagai makanan yang buruk, babi juga memberikan efek buruk bagi sifat manusia. Babi dikenal sebagai binatang yang malas dan rakus. Bahkan babi sering kali memuntahkan makanan yang sudah memenuhi perutnya demi memakan makanan baru yang dianggapnya lebih menggugah selera.

Kebiasaan seperti itu akan mempengaruhi sifat manusia yang memakannya. Oleh karenanya, makanlah makanan yang sudah pasti baik dan terjamin kehalalannya.

3. Kandungan Daging Babi Sulit Dicerna Oleh Tubuh

Banyak orang-orang diluar sana yang sering menjadikan babi sebagai makanan favorit mereka. Ini dikarenakan daging babi merupakan daging yang paling empuk dibandingkan dengan daging lainnya. Meskipun demikian, keempukan daging babi tersebut ternyata menyulitkan tubuh untuk mencernanya dikarenakan banyaknya zat yang sangat tidak bermanfaat bagi tubuh.

4. Kantung Urine Babi Sering Mengalami Kebocoran

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Prof. A.V. Nalbandov menyatakan bahwa daging babi mengandung unsur yang tidak bersahabat bagi tubuh. Ini dikarenakan kantung urine babi sering sekali mengalami kebocoran sehingga mengganggu kualitas dagingnya.

5. Babi Dianggap Sebagai Pembawa Penyakit

Daging babi banyak mengandung cacing dalam beragam spesies. Beberapa di antaranya adalah cacing pita, cacing tambang, cacing spiral, cacing usus, cacing paru, dan berbagai virus lainnya. Cacing dan virus tersebut dapat mengakibatkan banyak penyakit yang membahayakan bagi kehidupan manusia.

6. Menurut Penilitian, DNA Babi dan DNA manusia Memiliki Kesamaan

Penelitian juga mengungkapkan bahwa babi memiliki DNA yang serupa dengan manusia. Hal ini juga menjadikan babi sebagai alasan logis kenapa binatang ini diharamkan mengonsumsinya dalam agama Islam.

Nah, itulah alasannya kenapa makan babi dilarang dalam Islam. Menurut yang tertulis dalam Al-qur’an, babi merupakan hewan yang buruk dan menyimpan banyak penyakit.. Ditambah lagi hal tersebut diperkuat dengan penelitian yang bahkan telah dibuktikan oleh peniliti non-muslim di berbagai negara.

Ya, Allah melarang segala sesuatu tentu sudah memberikan pertimbangan yang benar terlebih dahulu tanpa menyengsarakan hamba-Nya.

islam

dorijuni

dorijuni


Artikel yang berjudul “Kenapa Makan Babi Dilarang Dalam Islam?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment