Cara Agar Menjadi Menantu Idaman - Ide Nasional

Breaking

Sunday, June 9, 2019

Cara Agar Menjadi Menantu Idaman

Setiap pasangan yang menikah selalu ingin menjadi pribadi yang baik bagi pasangannya. Hal tersebut juga menjadi nilai plus bagi sang mertua. Meskipun adanya pepatah lama “menantu selalu salah di mata mertua”, hal tersebut tidak boleh menyurutkan keinginan untuk menjadi menantu idaman. Ini dikarenakan pepatah lama tersebut harus dipatahkan untuk memberantas pikiran negative tentang menantu yang sebenarnya.

Lalu, bagaimana caranya agar menjadi menantu idaman bagi sang mertua? Berikut adalah ulasan yang dapat membantu Anda agar menjadi menantu idaman.

Perlakukan Pasangan Sebaik Mungkin
Setiap orang tua pasti selalu menginginkan anaknya berada dalam kebaikan. Begitu juga dengan mertua yang sudah memercayai Anda sebagai teman hidup anaknya. Itulah sebabnya kenapa para orang tua terkesan cemas dengan kehidupan anaknya di jenjang pernikahan. Itu tidak dapat disalahkan sebenarnya karena yang harus dilakukan sebagai menantu adalah memastikan bahwa pasangan selalu mendapatkan perlakuan terbaik. Buatlah pasangan agar selalu terjaga kebutuhan dan kasih sayangnya layaknya apa yang sudah diberikan oleh orang tuanya.Anggaplah Mertua Layaknya Ibu Sendiri
Meskipun mertua terkadang tidak senyaman orang tua sendiri, namun berikanlah perlakuan khusus kepada mertua. Hal tersebut menandakan bahwa Anda peduli terhadap mertua dan bukan hanya berpatokan kepada pasangan Anda atau keluarga Anda saja. Ketidaknyamanan mertua terhadap menantu bisa dikarenakan oleh kecemburuan. Intinya adalah Anda harus adil dalam memperlakukan mertua dengan orang tua sendiri.Jadikan Mertua Sebagai Ladang Amal
Cara agar menjadi menantu idaman selanjutnya adalah dengan menganggap mertua sebagai ladang amal. Misalnya seburuk apapun perlakuan mertua terhadap Anda, tetaplah menjadi menantu yang baik dan sadari bahwa hal tersebut akan menjadi pahala bagi Anda. Ramah dan Bersikaplah Secara Dewasa
Sikap jutek dan cuek pasti membuat kebanyakan orang tidak nyaman. Mungkin hal inilah yang banyak terjadi pada para mertua. Terkadang para menantu terlalu sibuk dengan anaknya tanpa memedulikan dirinya sendiri sebagai orang tua dari pasangannya. Oleh karenanya, berusalah untuk selalu bersikap ramah dan menyikapi segala sesuatu secara dewasa.Mencoba Memahami Mereka yang Berada di Lingkungan Mertua
Ketika mertua dan orang-orang di lingkungan pasangan tidak menyukai Anda, pahamilah bahwa mereka hanya belum terbiasa dengan keberadaan Anda. Bisa jadi setelah pernikahan Anda, mereka memperlihatkan bagaimana “aslinya” mereka atau bahkan sikap Anda yang secara tidak sengaja membuat mereka tidak menyukai Anda. Oleh karenanya, cobalah untuk bisa membawa diri ketika berada di lingkungan pasangan dan pahami bagaimana cara mereka bersikap. Hal tersebut akan memudahkan Anda untuk berdiri di sana.Teruslah Berbuat Baik dan Berlaku Jujur
Jujur dan bersikap baik adalah bagian terpenting dalam sebuah hubungan. Itulah sebabnya kenapa para menantu yang selalu bersikap apa adanya akan selalu menjadi menantu idaman para mertua. Jadilah Menantu yang Pintar dan Bisa Diandalkan
Tidak hanya berbuat baik dan senantiasa jujur, Anda juga harus menjadi menantu yang cerdas secara intelektual dan bisa diandalkan. Hal ini juga akan menambah kepercayaan mertua terhadap Anda sebagai menantunya. Perhatikan Penampilan dan Rutin Merawat Diri
Diri yang terawatt adalah diri yang senantiasa berada dalam kebahagiaan dan rasa syukur. Bukan berarti Anda harus selalu berdandan atau berpenampilan steady ketika bertemu mertua dan keluarga pasangan. Hanya saja Anda harus menunjukkan bahwa Anda harus senantiasa berada dalam keadaan diri yang terawatt agar mertua tidak memberikan kesan buruk terhadap Anda dan pasangan.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjadi menantu idaman. Selamat mempraktikkan hal tersebut sebagai referensi Anda dalam menjalani kehidupan bersama suami.

news

menantu,menantu-idaman,mertua

menantu,menantu-idaman,mertua


Artikel yang berjudul “Cara Agar Menjadi Menantu Idaman” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment