Pengamat Intelijen : Kerusuhan 22 Mei Sudah Dirancang - Ide Nasional

Breaking

Thursday, May 30, 2019

Pengamat Intelijen : Kerusuhan 22 Mei Sudah Dirancang

Setelah hasil pengumuman oleh KPU pada tanggal 21 Mei 2019 dini hari yang menyatakan bahwa pemilihan presiden tahun 2019 dimenangkan oleh pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Aruf Amin dengan presentase 55.50 persen. Sementara, pasangan nomor urut 02 meraih suara sebanyak 45.50 persen.

Setelah pengumuman ini massa perlahan bergerak menuju gedung Bawaslu di daerah Thamrin Jakarta Pusat untuk melakukan aksi dan protes mereka. Massa aksi mulai memadati daerah depan gedung Bawaslu saat menjelang adzan maghrib. Setelah itu, massa aksi ini melakukan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan melakukan Sholat Tarawih bersama.

Namun, menjelang malam terjadi kerusuhan dari sekelompok orang yang mulai melempari batu kepada petugas dan membakar kendaraan di asrama brimob. Menurut pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati, aksi kerusuhan 22 Mei ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini dikarenakan aksi yang tadinya berjalan dengan damai dan aman tiba tiba berubah menjadi kerusuhan yang anarkis pada tengah malam.

Pengamat militer mengatakan aksi kerusuhan ini bukanlah aksi asal asalan melainkan telah dirancang secara profesional. Menurut wanita yang akrab disapa Nuning itu, aksi ini telah memiliki mastermind dan telah terstruktur secara masif. Para pelaku dan otak dari kerusuhan ini pastilah orang orang yang telah terlatih. Nuning menyimpulkan hal ini berdasarkan data data dan bukti yang tersebar mengenai kasus ini.

Menurutnya penyerangan kantor Bawaslu telah direncanakan sebelumnya. Menurutnya berbagai kamuflase dan tindakan telah disiapkan untuk mengelabui aparat sehingga aparat tidak melakukan tindakan preventif. Aksi ini dirancang sangat rapi oleh para pelaku dan otak kerusuhan ini.

“Saya rasa aksi ini bukanlah aksi yang didasarkan pada hati nurani masyarakat, aksi ini murni telah direncanakan sebelumnya” jelas Nuning.

Berdasarkan fakta ini, Nuning semakin percaya bahwa aksi ini ditunggangi kepentingan politik. Nuning mengatakan bahwa pihak yang menjadi dalang kerusuhan ini ialah para pendukung Prabowo yang gerah dengan peraturan Jokowi

Pendapat dosen universitas pertahanan ini semakin kuat ketika polisi telah merilis 4 target dalam kerusuhan ini yang merupakan tokoh tokoh nasional. Ke empat tokoh ini ialah Wiranto, Luhut Pandjaitan, Budi Gunawan dan Gories Mere. Selain itu polisi juga menyebutkan satu ketua lembaga survey yang juga menjadi target, namun polisi enggan menyebutkan namanya.

” Mereka bersatu untuk melawan Jokowi” tambah Nuning kemudian.

Namun, hingga artikel ini dikeluarkan belum ada kepastian terkait pernyataan tersebut.

politik

aksi-22-mei,jokowi,pilpres-2019,prabowo,settingan-aksi-22-mei

aksi-22-mei,jokowi,pilpres-2019,prabowo,settingan-aksi-22-mei


Artikel yang berjudul “Pengamat Intelijen : Kerusuhan 22 Mei Sudah Dirancang” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment