Menanti Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Tengah Kecamuk Politik - Ide Nasional

Breaking

Friday, May 24, 2019

Menanti Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Tengah Kecamuk Politik

Hasil rekapitulasi perhitungan suara pilpres 2019 telah diumumkan secara resmi oleh KPU. KPU menyatakan persentase yang lebih tinggi dimiliki oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun hasil perhitungan suara oleh KPU ini mendapat penolakan dari pihak BPN.

Indikasi adanya kecurangan masif pada pemilihan presiden dan wakil presiden pada 17 April lalu ini membuat beberapa pihak melayangkan protes. Belum lagi tindakan KPU yang mengumumkan jauh lebih cepat dari tanggal yang seharusnya dan pada jam yang tidak wajar sehingga banyak pihak merasa ada yang disembunyikan. Aksi demo pun tidak dapat dielakkan, bahkan sempat rusuh hingga menimbulkan banyak korban jiwa pada aksi di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

Meskipun banyak kerusuhan yang terjadi, namun tampaknya pihak Jokowi masih berusaha menenangkan masyarakat dengan berbagai usaha. Salah satunya adalah berusaha menggelar pertemuan dengan Prabowo sebagai bentuk silaturahmi yang akan menunjukkan bahwa kedua belah pihak adalah kubu yang sama-sama cinta damai.

Rencana pertemuan dengan Prabowo memang telah lama direncanakan, bahkan sebelum pihak KPU mengumumkan hasil rekapitulasi perhitungan suara. Pihak Jokowi melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan telah menelepon Prabowo untuk menggelar pertemuan. Namun sayangnya, Prabowo menolak dengan alasan sedang mengalami flu.

Hingga saat ini, pihak Jokowi masih berusaha untuk melakukan pertemuan dengan pihak Prabowo. Namun belum menemukan momen yang pasti. Sedangkan dari pihak Prabowo sendiri, menurut Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, menerima dengan tangan terbuka silaturahmi yang akan dilakukan oleh Jokowi.

Namun ia juga menegaskan bahwa Prabowo hanya menerima pertemuan dalam bentuk silaturahmi murni, bukan goreng-gorengan politik dimana terdapat tawaran bagi-bagi jabatan di dalamnya. Prabowo adalah orang yang sangat tegas dalam berkomitmen untuk negara sehingga ia sangat tidak suka dengan segala hal yang berbau pembagian jatah. Begitu pula dengan pasangannya, Sandiaga Uno.

Ketika ditanya mengenai mengapa Jokowi yang mendatangi Prabowo dan bukan sebaliknya, pihak BPN kembali menjelaskan bahwa Prabowo sendiri sudah cukup sibuk mempersiapkan berkas dan berbagai keperluan lainnya untuk gugatan ke MK sehingga tidak memiliki waktu yang cukup banyak untuk melakukan hal lain. Apalagi Prabowo lebih senior dibandingkan Jokowi sehingga sudah sepatutnya silaturahmi dilakukan dengan mendatangi Prabowo bukan sebaliknya.

featured,politik

bawaslu,joko-widodo,pilpre,prabowo-subiakto,prabowo-vs-jokowi

bawaslu,joko-widodo,pilpre,prabowo-subiakto,prabowo-vs-jokowi


Artikel yang berjudul “Menanti Pertemuan Jokowi dan Prabowo di Tengah Kecamuk Politik” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment