Jelang Agus Rahardjo cs Pensiun, Ini 2 Kritik untuk KPK - Ide Nasional

Breaking

Tuesday, May 14, 2019

Jelang Agus Rahardjo cs Pensiun, Ini 2 Kritik untuk KPK

Selama 2018, KPK telah menyelamatkan Rp 500 miliar uang negara. Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

“Lebih dari Rp 500 miliar telah dimasukkan ke kas negara dalam bentuk PNBP dari penanganan perkara,” ujar Saut saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin 4 Maret 2019.

Pada laporan akhir tahunnya, pada Desember 2018 lalu, Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan Rp 500 miliar itu didapatkan lembaganya dari hasil lelang, barang sitaan dan pengembalian lain dari perkara tindak pidana korupsi maupun TPPU.

“Untuk TPPU senilai Rp 44,6 miliar,” kata Agus, Jakarta, Rabu 19 Desember 2018.

Selain itu, dalam penanganan tindak pidana korupsi sepanjang 2018 oleh KPK, penyuapan merupakan kasus terbanyak. Ada 152 perkara penyuapan dalam catatan KPK diikuti kasus pengadaan barang atau jasa sebanyak 17 perkara, dan TPPU sebanyak enam perkara.

Dalam penanganan perkara berdasarkan dari tingkat jabatan, Agus mengungkapkan anggota DPR atau DPRD paling banyak terjerat oleh pihanya. Yakni 91 perkara disusul 50 perkara yang melibatkan pihak swasta.

“28 perkara melibatkan kepala daerah (29 kepala daerah aktif dan 2 mantan kepala daerah), 20 perkara melibatkan pejabat eselon I dan IV,” kata Agus.

Sehingga, secara total menurut Agus, tim penindakan KPK sepanjang tahun 2018 telah melakukan 157 kegiatan penyelidikan, 178 penyidikan dan 128 penuntutan.

“Itu sudah juga melakukan eksekusi terhadap 102 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata Agus.


Artikel yang berjudul “Jelang Agus Rahardjo cs Pensiun, Ini 2 Kritik untuk KPK” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment