Dubes RI Untuk Swiss Diperiksa Terkait Kasus Century - Ide Nasional

Breaking

Wednesday, May 29, 2019

Dubes RI Untuk Swiss Diperiksa Terkait Kasus Century

Duta besar RI untuk Swiss, Mulaiman D Hadad, dipanggil oleh KPK untuk dimintai keterangannya terkait oleh penyelidikan perkara Bank Century. Muliaman D Hadad dimintai keterangan dengan kapasitas sebagai mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

” Ya, benar Muliaman datang untuk memenuhi panggilan KPK tadi. Pemanggilannya dibutuhkan untuk pengembangan kasus century” Jelas Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah ketika ditanya oleh para wartawan.

Muliaman memenuhi panggilan KPK dan datang ke KPK pada pukul 09.00 WIB. Proses terakhir dari perkembangan kasus ini disampaikan oleh pihak penyidik pada November 2018 lalu. Pada saat itu, Alexander Marwata yang bertugas sebagai Wakil Ketua KPK menjelaskan bahwa tim KPK sedang mengalami dugaan keterlibatan para pihak lain yang disebut di dalam putusan mantan Deputi Gubernur BI, Budi Mulya.

Alexander saat itu menjelaskan bahwa KPK hanya melakukan dan meneruskan putusan yang diputuskan oleh Mahkamah Agung ” KPK hanya meneruskan hal hal apa saja yang diputuskan oleh pengadilan tertinggi, Mahkamah Agung. Dalam putusan ini disebutkan bahwa Budi Mulya dalam melakukan tindak pidana itu tidak sendirian namun bersama sama orang lain, kita disini menindak-lanjuti sejauh mana keterlibatan pihak lain yang telah disebutkan oleh Mahkamah Agung dalam kasus ini” jelas Alexander saat itu

Sebelum pemanggilan Muliaman D Hadad, KPK juga telah memanggil beberapa orang lainnya untuk memberikan penjelasan terkait perkara Bank Century. KPK telah memanggil dan meminta keterangan sejumlah pihak diantaranya ialah Miranda Goeltom selaku mantan Deputi Senior BI, Wimboh Santasoso selaku ketua Otoritas Jasa Keuangan hingga mantan Wakil Presiden Boediono yang juga merupakan mantan Gubernur BI.

Beberapa pihak telah menjalani proses persidangan dan telah dikenakan hukuman diantaranya ialah Budi Mulya yang merupakan mantan Deputi Gubernur BI. Budi Mulya harus mendekam di penjara dengan tuntutan 10 tahun dalam kasus bank Century ini. Budi Mulya telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam rangka proses pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dan penentuan bank Century sebagai bang yang gagal berdampak sistematik.

Dalam putusannya itu, Majelis Hakim menilai perbuatan Budi Mulya dan sejumlah orang lainnya telah memberikan kerugian terhadap keuangan negara sebesar Rp 689,894 miliar dalam pemberian FPJP dan penyertaan modal sementara (PMS) dua tahap. Tahap pertama senilai 6,7 Triliun dan tahap kedua sebanyak 1.250 triluin. Dana yang dikeluarkan BI untuk menyelamatkan bank Century mencapai Rp 8.012 Triliun.

Pada tingkat Kasasi, Mahkamah agung memutuskan hukuman Budi Mulya diperberat menjadi 15 tahun penjara. Kasus bank century saat ini sudah mengalami pengembangan dengan memeriksa 36 orang terkait dari berbagai unsur mulai dari petinggi LPS, OJK dan Bank Indonesia.

Kasus bank century sendiri dimulai ketika Bank Century mengalami masalah likuiditas dan meminta pengajuan pinjaman jangka pendek dari Bank Indonesia senilai 1 Triliun Rupiah.

internasional

bank-century,dube-ri-diperiksa,kasus-bank-century,kpk,kpk-periksa-dubes-ri

bank-century,dube-ri-diperiksa,kasus-bank-century,kpk,kpk-periksa-dubes-ri


Artikel yang berjudul “Dubes RI Untuk Swiss Diperiksa Terkait Kasus Century” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment