Pemilu 2019: Benarkah KPU Salah Entri Data? - Ide Nasional

Breaking

Saturday, April 20, 2019

Pemilu 2019: Benarkah KPU Salah Entri Data?

Pemilu 2019 bukan hanya sekedar menjadi pesta demokrasi yang besar sejak beberapa tahun belakangan ini. Pemilu kali ini merupakan salah satu pemilu yang penuh dengan drama dan menyedot perhatian seluruh dunia.

Hal yang menjadi pusat perhatian adalah pada pemilihan presiden. Persaingan antara pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi, dengan calon presiden nomor urut 02, Prabowo menjadi trending topic di berbagai media sosial. Kedua kubu pun saling optimis dapat memenangkan pemilihan umum pada tahun ini.

Indikasi kecurangan banyak berkeliaran dimana-mana, mulai dari sebelum surat suara diantar hingga surat suara berada di KPU kembali. Namun salah satu yang paling banyak dibahas oleh warga net adalah KPU. Bagaimana tidak, lembaga yang seharusnya bersifat netral dan menjadi hakim bagi pelaksanaan pemilu kali ini melakukan kesalahan yang menguntungkan salah satu paslon.

Dalam beberapa hari terakhir, terlihat adanya perbedaan jumlah suara yang masuk pada laman resmi KPU dengan C1 yang telah tersebar dan disimpan fotonya oleh masyarakat. Peristiwa ini menjadi sangat viral.

Salah satunya adalah hasil penghitungan suara dari TPS 10 Desa Laksamana, Kecamatan Dumai Kota, Kabupaten Dumai. Pada laman resmi KPU terlihat pasangan nomor urut 01 mendapatkan suara sebanyak 26 suara dan pasangan nomor urut 02 mendapatkan suara sebanyak 41 suara. Namun hal yang berbeda justru terlihat dari C1 yang sebelumnya telah difoto oleh masyarakat. Terlihat bahwa pasangan nomor urut 01 mendapatkan 26 suara dan pasangan nomor urut 02 mendapatkan 141 suara.

Bukan hanya pada 1 TPS, namun ada beberapa TPS lain yang juga memiliki perbedaan yang sangat jauh. Anehnya, perbedaan ini justru menguntungkan pihak pasangan calon presiden nomor urut 01. Akibat perbedaan ini, beberapa spekulasi adanya indikasi kecurangan pun merebak luas di media sosial. Banyak tagar yang menjadi trending topic yang menghujat KPU yang dianggap tidak adil.

Menanggapi banyaknya protes yang dilayangkan pada KPU, akhirnya KPU pun melakukan konferensi pers dan menjelaskan mengenai kejadian tersebut. KPU mengakui adanya kesalahan input data pada laman resmi KPU. Hal ini disebabkan KPU provinsi yang melakukan input data melakukan scan pada C1 yang diterima sehingga ada kemungkinan salah entri data.

Hingga saat ini, masyarakat terus memantau laman resmi KPU, terutama dari BPN paslon nomor urut 02 yang merasa terus dirugikan oleh KPU akibat kesalahan entri data tersebut.

featured,politik

pemilihan-umum,pemilu-2019,pilpres,politik

pemilihan-umum,pemilu-2019,pilpres,politik


Artikel yang berjudul “Pemilu 2019: Benarkah KPU Salah Entri Data?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment