Membumikan Ideologi Sebagai Prinsip dan Praktik - Ide Nasional

Breaking

Tuesday, April 16, 2019

Membumikan Ideologi Sebagai Prinsip dan Praktik

Untuk menjelaskan konsep ideologi,
John Scott (2011) memperlihatkan pandangan dari berbagai tokoh sosiologi. Bagi
Gramsci ideologi adalah lebih dari sekedar konsep mengenai dunia atau sistem
gagasan: ideologi harus dilaksanakan sepeti halnya agama dengan kemampuan
mengilhami sikap-sikap nyata dan memberikan arah tindakan tertentu.

Pendekatan kedua mengenai ideologi adalah “relasionisme” Karl Mannheim, yang mana seluruh sudut pandang memiliki pernyataan kebenaran yang dibatasi oleh kepastian sosial mereka.

Sedangkan bagi Durkheim ideologi adalah prasangka atau angan-angan yang mengganti mereka dan memproduksi “dunia khayalan”. Adapun pendeketan keempat diungkapkan oleh Friedrich Nietzsche dengan melakukan kritik sistematik.

Sehingga menurut Friedrich Nietzsche terdapat bentuk-bentuk penyimpangan ideologis dalam tiga faktor: (1) mereka menyembunyikan kenyataan dunia bahwa dunia adalah palsu dan kejam, kemudian (2) mereka menyembunyikan fakta bahwa pemeliharaan hidup mensyaratkan pemalsuan dan penipuan, serta (3) mereka berpura-pura menjadi pelayan-pelayan kebenaran.

Pada sisi lain, ideologi memberikan ciri struktural lain dari kerangka. Meskipun kerangka tidak dipahami sebagai himpunan yang longgar dan kebetulan dari sejumlah elemen serta disatukan dalam waktu singkat. Melainkan sesuatu yang terbangun dari serangkaian komponen esensial, ditata secara pasti dan memiliki hubungan stabil.

Komponen-komponen tersebut tidak dikumpulkan di sana-sini, seperti halnya unsur-unsur dari satu situasi. Akan tetapi, komponen-komponen tersebut selalu dibangun bersama sebagai satu sistem. Singkatnya konsep kerangka berkaitan erat dengan “struktur” (dalam George Ritzer dan Douglas J. Goodman, 2004).

Dari sini terlihat jelas bahwa konsep Frame Analysis yang dikemukan oleh Erving Goffman sangat berkaitan dengan konsep Ideologi. Di mana Frame Analysis diartikan sebagai prinsip organisasi yang mendefinisikan pengalaman kita.

Itu semua adalah asumsi tentang apa yang kita lihat di dunia sosial. Tanpa kerangka, dunia kita tidak lebih dari sekedar kumpulan individu yang tidak teratur dan peristiwa serta fakta yang bercerai-berai.

opini

doriapril

doriapril


Artikel yang berjudul “Membumikan Ideologi Sebagai Prinsip dan Praktik” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment