Ini Beberapa Isu Renyah Seputar PPG yang Wajib Diketahui - Ide Nasional

Breaking

Monday, April 8, 2019

Ini Beberapa Isu Renyah Seputar PPG yang Wajib Diketahui

Logo-PPG

Pada pendidikan abad 21 ini banyak sekali inovasi dalam dunia pendidikan, termasuk merupakan titik kulminasi tuntutan bagi kalangan pendidik yang mana dituntut untuk menjadi guru profesional. Dengan kehadiran Guru yang memiliki kompetensi yang baik diharapkan mampu menghasilkan siswa yang unggul dan bermartabat. Sehingga, siap menjawab tantangan pada masa bonus demografi yang akan kita hadapi.

Berdasarkan Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8, seseorang baru dapat dinyatakan sebagai guru dan dapat mengajar dengan syarat memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.  Mengapa demikian? Hal tersebut karena guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan sumberdaya manusia. Maka dari itu bukan tanpa alasan pemerintah meluncurkan sebuah program PPG (Pendidikan Profesi Guru).

Besarnya biaya yang harus dikeluarkan bukanlah sedikit. Maka dari itu pemerintah telah meringankan beban guru dengan membuka program PPG bersubsidi pada tahun 2017. Pretest PPG pada tahun 2018 telah diikuti banyak guru, tidak sedikit yang tidak lulus dalam pretest tersebut. Dan selamat jika anda merupakan satu diantara orang-orang yang beruntung berkesempatan mengikuti program ini. Namun ternyata kebahagiaan itu terkadang tergeser oleh isu-isu renyah seputar PPG yang beredar dikalangan umum. Isu-isu tersebut diantaranya

Ramai sekali yang mengeluhkan biaya
PPG. Meski pemerintah telah mensubsidi biaya pendidikan. Namun, biaya akomodasi
ditanggung masing-masing peserta. Hal ini tentu terasa berat apalagi bagi
mereka yang ditempatkan di LPTK yang jauh dari daerah tempat tinggalnya.

Dengan mengikuti PPG tentunya harus siap membagi waktu dan meninggalkan kelas serta keluarga sementara waktu.

PPG adalah Kutukan Bagi Mereka yang
Tinggal di Daerah dengan Minimnya Akses Internet

Salah satu tahapan PPG adalah Daring yang memerlukan koneksi internet yang baik tentunya. Tak jarang peserta merasa stres dan lelah berburu jaringan internet, pada tahap ini seringkali ada beberapa peserta yang menyerah kemudian mundur.

Berdasarkan isu-isu yang dikeluhkan tersebut, benarkan PPG hadir untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia? Jika ya, marilah kita ubah paradigma tersebu, bukankah ilmu tidak gratis? Perkara waktu tidaklah sebuah hasil yang baik diraih dengan cara yang instan sebuah proses membutuhkan waktu sebagai pengiring. Jangan mengutuk diri, ambil hikmah anggap saja PPG sebagai perjalanan traveling sambil berburu signal. Jadi PPG itu berat, ya hanya orang-orang kuat yang mampu melewatinya. Jadi apakah anda bisa? Jawab ya, agar kita mampu menjadi pendidik yang profesional.

edukasi,featured


Artikel yang berjudul “Ini Beberapa Isu Renyah Seputar PPG yang Wajib Diketahui” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment