KPK Pastikan Suap untuk Bowo Sidik Tak Ada Kaitannya dengan Pilpres - Ide Nasional

Breaking

Thursday, March 28, 2019

KPK Pastikan Suap untuk Bowo Sidik Tak Ada Kaitannya dengan Pilpres

Ide Nasional, Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan memastikan uang yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap anggota DPR RI Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso (BSP) tak ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap BSP, tidak ada kaitannya degan calon nomor urut 01,” ujar Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatab, Kamis (28/3/2019).

Basaria menegaskan, uang sekitar Rp 8 miliar yang telah dimasukan ke dalam amplop-amplop di 84 kardus itu akan digunakan untuk kepentingan Bowo dalam Pemilihan Legislatif (Pileg). Bowo akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR periode 2019-2024.

“Ini untuk serangan fajar dirinya yang akan kembali maju sebagai anggota DPR RI dapil Jateng II,” kata Basaria.

Sebelumnya, Basaria mengatakan bahwa uang yang disita KPK akan digunakan untuk serangan fajar.

“Bahkan diduga telah mengumpulkan uang dari sejumlah penerimaan terkait jabatan yang dipersiapkan untuk serangan fajar pada Pemilu 2019,” kata Basaria.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait operasi tangkap tangan pada Rabu-Kamis, 27-28 Maret 2019. Ketiganya diduga memberikan atau menerima hadiah atau janji terkait distribusi pupuk.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan tiga tersangka yakni diduga sebagai penerima BSP anggota DPR 2014-2019 dan IND swasta. Diduga sebagai pemberi, ASW, Marketing manager PT Humpuss Transportasi Kimia,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3/2019).


Artikel yang berjudul “KPK Pastikan Suap untuk Bowo Sidik Tak Ada Kaitannya dengan Pilpres” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment