Kami “Angkat Topi” untuk Kalian, Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan, Terima Kasih! - Ide Nasional

Breaking

Friday, March 22, 2019

Kami “Angkat Topi” untuk Kalian, Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan, Terima Kasih!

Pasangan Ganda Putra nomor satu dunia, Marcus F Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo sebelumnya digadang – gadang akan meraih kemenangan hattrick gelar mereka di Turnamen Bulu Tangkis tertua di dunia, Yonex All England.

Namun siapa sangka, pada akhirnya, justru pasangan legendaris Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan lah yang berhasil meraih gelar juara di All England 2019 ini. Pasangan yang akrab dipanggil “Daddies” oleh penggemar Indonesia ini, meraih gelar juara dengan perjuangan yang luar biasa.

Dengan umur yang tidak lagi muda, dan bahkan Hendra Setiawan sempat mengalami cedera lutut saat bermain di babak semifinal melawan pasangan tangguh asal Jepang, Takeshi Kamura / Keigo Sonoda, nyatanya mereka berhasil ditaklukkan dengan dua game langsung.

Bahkan, di babak final pun mereka masih harus bermain dengan rubber game dengan keadaan cedera lutut Hendra yang masih menghantui. Namun, pada akhirnya, mereka mampu mengungguli pasangan muda Malaysia dan menjadi juara di All England 2019.

Atas prestasi ini, banyak atlet – atlet muda tidak hanya Indonesia, semakin hormat terhadap salah satu pasangan terbaik ganda putra ini. Sebut saja, Liu Yuchen (Atlet ganda putra China), Takeshi Kamura (Atlet ganda putra Jepang), Lee Yang (Atlet ganda putra Chinese Taipei) hingga lawannya di final All England 2019, Aaron Chia dan Soh Woo Yik.

Prestasi ini menjadi pacuan para pembulu tangkis muda. Tidak hanya di Indonesia saja, namun juga di dunia. Dimana umur bukanlah penghalang selagi masih mampu menggunakan pengalaman dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin untuk meraih gelar juara.

Hendra / Ahsan yang kini sudah tidak lagi bergabung dalam skuad pelatnas masih menjadi panutan bagi para atlit muda lainnya. Kegigihan dan tanggung jawab mereka sebagai atlit tumpuan bangsa cocok dijadikan contoh bagi para juniornya.

Kini Hendra / Ahsan kembali ke top lima besar dunia. Pasangan ini sempat dipisahkan selama setahun sebelum pada akhirnya mereka kembali dipersatukan dengan tujuan untuk bisa lolos ke Olimpiade 2020 mendatang.

Sementara itu, prestasi gemilang yang pernah diraih ganda putra kebanggaan Indonesia ini adalah gelar juara dunia sektor Ganda Putra pada tahun 2013 dan 2015, kemudian peraih medali emas ajang Asian Games 2014. Tidak luput gelar superseries yang melimpah disertai dengan dua gelar juara Final World Superseries.

Dengan seluruh gelar diatas, tidak membuat pasangan ini puas dan tetap ingin kerja keras meraih yang terbaik demi mengibarkan bendera merah putih di Indonesia atas nama olahraga bulutangkis.

Pasangan ini pun belum memutuskan untuk gantung raket walaupun banyak rekan di ‘era’nya yang sudah berhenti untuk menjadi pemain bulu tangkis profesional. Mereka masih mampu untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Dan ditambah lagi, menurut mereka, atlit – atlit junior yang kini sedang mengembangkan kemampuannya di Pelatihan Pusat Nasional PBSI, masih butuh sosok senior yang mengayomi dan memberi arahan.

Memang, selepas banyak senior yang memutuskan pensiun atau tidak lagi melanjutkan karir di Pelatnas di berbagai sektor, sebut saja seperti Firdasari, Lindaweni, Nitya Maheswari, Markis Kido, Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro, Liliyana Natsir dan Debby Susanto, Atlet junior tidak banyak yang mampu mengukir prestasi di kancah Internasional.

Keberadaan Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan harus menjadi cambuk para atlet junior untuk mampu berprestasi lebih baik demi mengharumkan nama Indonesia di sektor Bulutangkis.

Oleh karena itu, tidak lagi kita hanya bisa mengandalkan Minnions (panggilan untuk Kevin/Marcus) tetapi juga bisa mengandalkan para atlet lainnya di berbagai sektor.

Terima kasih, Daddies.

badminton,featured

dorimaret,hendra-ahsan,mohammad-ahsan,raket

dorimaret,hendra-ahsan,mohammad-ahsan,raket


Artikel yang berjudul “Kami “Angkat Topi” untuk Kalian, Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan, Terima Kasih!” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment