Strategi Menghadapi Cyber Bullying – Doripos - Ide Nasional

Breaking

Thursday, February 21, 2019

Strategi Menghadapi Cyber Bullying – Doripos

SAY NO TO CYBER BULLYING

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Dimana pada masa ini remaja memiliki kematangan emosi, sosial, fisik dan psikis. Remaja juga merupakan tahapan perkembangan yang harus dilewati dengan berbagai kesulitan.

Setiap remaja sebenarnya memiliki potensinya masing-masing yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. Sepeti contohnya seseorang anak berinisial A memiliki potensi dalam menyanyi dan menari, sedangkan seorang anak lain berinisial B memiliki potensi dalam bermain bola. Potensi inilah yang perlu dikembangkan, jangan sampai potensi yang dimiliki menjadi hilang.

Potensi ini tidak akan berkembang jika tidak didukung oleh faktor lingkungan dan terutama faktor keluarga, karena keluargalah yang utama dan pertama dalam membangun potensi anak menjadi berkembang, terlebih dalam menghadapi tantangan-tangan kehidupan yang serba canggih/modern akibat perkembangan globalisasi, seperti salah satunya maraknya kasus Cyber Bullying terhadap seseorang yang bisa berakibat fatal.

Zaman sekarang yang sudah memasuki era globalisasi, era digital yang dimana perkembangan teknologi sangat berkembang secara signifikan. Setiap orang harus mengikuti perkembangan tersebut supaya tidak tertinggal dan tidak tertindas akibat teknologi yang serba canggih ini. Zaman era digital ini, semua kebutuhan kita dapat diperoleh dengan mudah tanpa pergi kesana-kesini untuk membeli barang yang kita inginkan.

Di zaman modern ini juga sudah terdapat apa yang disebut dengan gadget atau telepon pintar yang memudahkan kita dalam proses membeli barang kebutuhan. Ataupun, memudahkan kita dalam berinteraksi dengan sesama kita melalui konten-konten yang tersedia dalam gadget atau handphone tersebut.

Akan tetapi, sayangnya masih terdapat orang-orang yang menggunakan gadget untuk hal-hal yang tidak baik seperti penipuan, penyebaran isu-isu atau hoax, dan juga yang sedang mencuat yaitu cyber bullying di media sosial. Zaman sekarang sudah terdapat banyak bullying yang mengarah pada seseorang. Bullying jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti intimidasi, pelecehan, ancaman yang dilangsungkan baik secara verbal maupun fisik.

Cyber bullying diartikan sebagai pelecehan dan penghinaan yang dilakukan pelaku (bully) kepada korban di dunia maya (internet). Cyber bullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami oleh anak atau remaja dan dilakukan teman seusia melalui dunia internet atau dengan bantuan teknologi.

Menurut Bhat (2008) mengatakan bahwa Cyber bullying is the use of technology to intimidate, victimize, or bully an individual or group, cyberbullying adalah penggunaan teknologi untuk mengintimidasi, menjadikan korban, atau mengganggu individu atau sekelompok orang.

Cyber Bullying yang sedang marak di media sosial harus diatasi dengan baik dan tepat. Cyber bullying dapat menyebabkan perubahan mental bagi seseorang yang diintimidasi. Juga dapat membuat seseorang menjadi down dan bahkan mengakibatkan bunuh diri akibat tindakan bullying tersebut.

Begitu banyak cara-cara tindakan bullying yang dilakukan oleh kalangan masyarakat seperti sesorang yang dihina, dicaci maki, diejek. Perlakukan seperti itulah yang membuat mentalitas seseorang berkurang dan bahkan mengakibatkan pola pikir korban menjadi gusar atau tidak tenang. Di negara Indonesia, cyber bullying sedang marak terjadi di dunia maya khususnya di media sosial, apalagi pengguna internet di Indonesia dalam jumlah yang banyak dibandingkan negara-negara lain.

Di Indonesia, pada survey yang dilakukan Kompas.com, pengguna internet pada tahun 2012 mencapai 63 juta orang atau 24,23 persen dari total populasi Negara ini. Tahun 2014, terus tumbuh menjadi 107 juta, dan 139 juta atau 50 persen total populasi pada tahun 2015.

Artinya, secara psikologis, remaja yang berkisar umur 15-19 tahun sedang mengalami proses perkembangan dan secara mental belum matang dalam menghadapi berbagai persoalan. Ini juga yang menyebabkan sering terjadi miss communication antara pengguna jejaring sosial. Dengan demikian, dari tahun ke tahun tingkat cyber bullying di Indonesia cenderung meningkat seperti ditunjukkan dalam gambar berikut;

Tingginya angka cyber bullying di Indonesia harusnya menyadarkan kita agar mencari cara untuk mencegah terus meningkatnya persentase cyberbullying, agar kedepannya tidak ada lagi korban cyberbullying yang berujung pada kematian. Cyber bullying telah banyak memakan korban bunuh diri yang telah merenggut nyawa.

Salah satu kasus meninggalnya seseorang akibat cyber bullying yaitu seorang remaja bernama Carlos Vigil (17 tahun) yang tinggal di Valencia County, New Mexico, Amerika Serikat, dia diejek kawan-kawannya hanya karena berjerawat dan memakai kacamata. Kemudian pada tanggal 13 Juli 2013, karena benar-benar tak tahan diintimidasi terus-menerus, Carlos Vigil bunuh diri di rumah tempat tinggalnya.

Oleh karena itu, cyber bullying harus diatasi secara tepat sehingga tindakan bullying tidak ada lagi dan kasus bunuh diri akibat cyber bullying dapat diatasi. Terdapat beberapa strategi dalam menghadapi cyber bullying yaitu;

Membaurlah dengan orang-orang disekitar kita tanpa memandang dari segi apapun, karena jika kita tidak membaur dengan orang-orang sekitar kita maka kita akan dianggap sebagai orang yang tidak punya kawan sehingga membuat mereka terpancing dalam melakukan bullying.Jika kita dibully oleh orang lain, kita bersifat cuek aja dalam arti setiap perkataan atau setiap bullian orang lain jangan langsung dimasukkan kedalam hati.Kita jangan takut disaat orang-orang sedang membuli kita, karena pembuli biasanya membuli orang-orang yang lemah, oleh karena itu kita tidak perlu takut jika ada orang yang membuli kita sebaliknya kita harus tegar agar mereka tidak berani untuk melakukan tindakan bullying pada kita.Kita harus percaya diri terhadap diri kita sendiri meskipun kita di bullying oleh orang lain, kita harus percaya bahwa diri kita lebih baik dibandingkan dengan diri mereka.Jika kita di bullying oleh orang lain, kita harus menghindari perkelahian, karena disaat kita dibullying tingkat emosi kita menjadi tidak terkendali yang berdampak pada perkelahian. Oleh karena itu, hindari perkelahian jika kita di bullying, biarkan mereka membuli diri kita sampai puas sampai mereka bosan untuk membuli diri kita lagi, tetapi jangan langsung serius menanggapi perkataan atau bullyian orang lain yang dibuat di media sosial.Setiap bullying yang dilakukan oleh orang lain kepada kita di media sosial, kita langsung saja memutuskan hubungan komunikasi dengan akun pelaku cyberbully tersebut.Jika kita mengalami cyber bullying di media sosial, kita jangan menyalahkan diri kita sendiri, karena itu akan berakibat fatal bagi diri kita sendiri seperti kurangnya rasa percaya diri.Jika kita mengalami bullying, kita jangan menyebarkan kasus tersebut, karena akan berdampak bagi para pelaku bullying lainnya atau bahkan juga orang lain yang melihat media sosial kita ikut-ikutan dalam membuli kita.

Tindakan bullying adalah salah satu tindakan yang dapat membuat korban menjadi kurang percaya diri, dan juga bahkan sampai mengambil tindakan bunuh diri. Tindakan bullying tidak baik bagi kita sesama manusia, karena seharusnya kita sebagai makhluk sosial saling membutuhkan satu sama lain, saling tolong menolong.

Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setiap kekurangan yang dimiliki seseorang jangan menjadi bahan bullying bagi kita. Akan tetapi kita harus memberikan semangat supaya kekurangannya dapat dijadikan sebagai kelebihan dalam hidupnya. Jika kita berbuat baik, memberikan semangat, saling tolong menolong antara satu dengan yang lain, maka hidup kita akan aman dan tenteram tanpa terjadi hal-hal buruk yang tidak kita inginkan. Kita sebagai makhluk ciptaan Yang Maha Kuasa yang membutuhkan orang lain harus mencerminkan tindakan-tindakan yang diinginkan oleh Yang Maha Kuasa yaitu tindakan yang baik dan berkenan kepadaNya.

Oleh karena itu, marilah kita saling bahu membahu dalam memberantas segala tindakan yang tidak berkenan bagi diri kita, marilah kita menggerakkan tindakan stop bullying baik itu di media sosial maupun di dunia nyata sehingga kehidupan kita kedepannya dapat aman dan tenteram.

SAY NO TO CYBER BULLYING

sans


Artikel yang berjudul “Strategi Menghadapi Cyber Bullying – Doripos” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment