Fakta Baru Bahar bin Smith, Dijerat Pasal Berlapis hingga Ancaman Penjara - Ide Nasional

Breaking

Wednesday, February 6, 2019

Fakta Baru Bahar bin Smith, Dijerat Pasal Berlapis hingga Ancaman Penjara

Ide Nasional, Jakarta – Kasus dugaan penganiayaan terhadap dua remaja yang melibatkan Bahar bin Smith telah rampung dan dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Cibinong, Senin, 4 Februari 2019. Dengan begitu proses persidangan akan segera dimulai.

Kasus ini mencuat pertama kali berdasarkan laporan yang diterima Polres Bogor atas dugaan penganiayaan. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/1125/XII/2018/JBR/Red Bogor pada 5 Desember 2018.

Isi laporan tersebut menyatakan, penceramah muda itu bersama beberapa orang lainnya diduga telah melakukan tindak kekerasan terhadap dua remaja di muka umum.

Mereka adalah MHU (17) dan Ja (18). Akibat penganiayaan tersebut keduanya mengalami luka-luka.

Penganiayaan yang dilakukan Bahar bin Smith diduga terjadi di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 1 Desember 2018, sekitar pukul 11.00 WIB.

Dari hasil penyelidikan serta barang bukti yang dikumpulkan penyidik, Bahar bin Smith resmi ditetapkan menjadi tersangka pada 18 Desember 2018 atas kasus penganiayaan anak.

“Benar, sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan penyidik Polda Jabar,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Ide Nasional Selasa, 18 Desember 2018.

Dalam kasus penganiayaan ini, Bahar bin Smith dan kelima temannya dijerat Pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau Pasal 55 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Berikut fakta terbaru kasus Bahar bin Smith usai kasusnya dinyatakan P21:


Artikel yang berjudul “Fakta Baru Bahar bin Smith, Dijerat Pasal Berlapis hingga Ancaman Penjara” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment