7 Hal Tentang Sosok Sani Rizki Fauzi yang Antar Timnas U22 Raih Juara di Piala AFF 2019 - Ide Nasional

Breaking

Thursday, February 28, 2019

7 Hal Tentang Sosok Sani Rizki Fauzi yang Antar Timnas U22 Raih Juara di Piala AFF 2019

Kabar gembira dibuat oleh Sani Rizki Fauzi yang membantu Timnas U22 meraih piala AFF 2019. Selasa 26 Februari 2019, Timnas Indonesia U22 menang melawan tim Thailand dengan skor 2:1 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja. Sani, pemuda yang masih berusia 21 tahun itu terlihat bangga dan senang atas pencapaian itu.

Di pertandingan tersebut, Sani ikut menyumbangkan dua gol
kemenangan. Sebelum kemenangan terjadi, Thailand telah menjebol gawang
Indonesia. Namun segera Sani mengantar kemenangan timnas dengan cepat – cepat membobol
gol lawan, Thailand.

1. Sani Rizki Fauzi adalah Seorang PolisiBripda Sani bersama 2 kawan seprofesi

Siapa sangka, pemain Antar Timnas U22 ini ternyata juga berprofesi sebagai seorang polisi dengan pangkat Bripda. Dalam status profesionalnya, ia bernama lengkap Bripda Sani Rizki Fauzi.  

2. Bhayangkara FC adalah Debut Profesionalnya sebagai Pemain BolaSani Rizki berpose dengan Bambang Pamungkas

Sani memulai debutnya sebagai pemain bola professional di tahun 2018 dan melakukan debutnya di Bhayangkara FC. Hal tersebut telah dibenarkan oleh pelatihnya, Simon Mc Menemy.

3. Asli SukabumiSani Rizki, penghancur kemenangan Thailand, di tengah kebun teh

Sani Rizki Fauzi merupakan seorang pemuda dari Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

5. Berasal dari Keluarga SederhanaSani, sosok pekerja keras

Di balik kerja kerasnya menjalankan hobi bermain bola hingga membawanya menjadi pemain bola professional serta berprofesi Polisi, Sani tumbuh dari keluarga sederhana. Kedua orang tuanya tidak memiliki latar belakang pekerjaan seperti yang dimiliki oleh Sani.

Ayah Sani adalah seorang pekerja serabutan, mulai dari menjadi Satpam, Mengumpulkan barang bekas hingga kuli bangunan. Sedangkan sang ibu bekerja sebagai Office Boy/Girl di Bank Supra, Cicurug, Sukabumi. Namun dibalik latar belakang keluarganya, Sani justru terpacu untuk bekerja keras dan tekun meraih apa yang ingin dicapainya.

6. Siswa Sekolah Sepakbola Persatuan Putra Bangsa (PSPB) CicurugSani Rizki saat sedang berlatih

Usut punya usut, rupanya Sani Rizki mendouble sekolahnya. Ia mulai serius belajar sepak bola di Sekolah Sepakbola Persatuan Putra Bangsa (PSPB) di Cicurug sewaktu ia duduk di bangku kelas 3 SD. Ibunya adalah seorang yang sangat mendukung minat Sani dalam bermain sepakbola. Sang ibu kekeuh mendaftarkan Sani di PSPB Cicurug sejak ia masih berusia 1,5 tahun.

7. Sang ibu juga penggila SepakbolaSani Rizki dan sang ibu

Talenta Sani mulai terlihat sejak usianya sangat amat muda, namun ternyata ada pengaruh dari orangtuanya. Sang ibu, Ida, ternyata juga seorang penggila sepakbola. Sangking gilanya dengan dunia sepakbola, Ida sangat mendukung ketertarikan dan keterampilan sang anak dalam bermain sepakbola, termasuk mengikutkannya ke PSPB.

Faktanya, Ida sendiri pernah menjadi salah satu anggota yang
lolos seleksi Timnas Sepakbola wanita pada tahun 1987 bahkan mengikuti Training Camp (TC) Galanita. Sayangnya,
kala itu orangtua Ida tidak merestui karir Ida sebagai pesepakbola wanita.

Direkrut oleh Urakan FCSosok Sani Rizki Fauzi

Karir Sani dalam dunia sepakbola semakin memperlihatkan hasil yang cemerlang kini, terutama setelah menjadi penyumbang gol untuk meraih Piala AFF 2019. Karir profesionalnya dimulai setelah ia menjalani latihan sepakbola di PSPB Cicurug hingga masuk di bangku kelas 3 SMP.

Setelahnya, Sani direkrut oleh Urakan FC, sebuah klub amatir sepakbola dari Jakarta. Urakan sendiri merupakan singkatan dari Ulet, Rajin, Kreatif, Anti Narkoba. Klub ini didirikan oleh Alm. Ekat Pramono bin H. Imam Sumadi di tahun 1986. Di dalam tim itu, Sani sempat mengikuti kompetisi Piala Soeratin.

Sepakbola semakin memperlihatkan hasil yang cemerlang kini, terutama setelah menjadi penyumbang gol untuk meraih Piala AFF 2019. Karir profesionalnya dimulai setelah ia menjalani latihan sepakbola di PSPB Cicurug hingga masuk di bangku kelas 3 SMP. Setelahnya, Sani direkrut oleh Urakan FC, sebuah klub amatir sepakbola dari Jakarta. Urakan sendiri merupakan singkatan dari Ulet, Rajin, Kreatif, Anti Narkoba. Klub ini didirikan oleh Alm. Ekat Pramono bin H. Imam Sumadi di tahun 1986. Di dalam tim itu, Sani sempat mengikuti kompetisi Piala Soeratin.

bola

bola,kemenangan-timnas,menawang-melawan-thailand,sani-rizki,timbas-u22

bola,kemenangan-timnas,menawang-melawan-thailand,sani-rizki,timbas-u22


Artikel yang berjudul “7 Hal Tentang Sosok Sani Rizki Fauzi yang Antar Timnas U22 Raih Juara di Piala AFF 2019” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment