Tim Khusus Kasus Novel! Jokowi Tepis Berita ‘Hanya Untuk Debat Pilpres!’ - Ide Nasional

Breaking

Monday, January 14, 2019

Tim Khusus Kasus Novel! Jokowi Tepis Berita ‘Hanya Untuk Debat Pilpres!’

Semakin kemari semakin banyak tudingan tudingan yang tidak perlu dan tidak seharusnya di lakukan dari pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan mencalonkan dirinya di Pemilihan Presiden 2019 ini. Semakin banyak sekali orang orang yang mengabarkan berita berita yang tidak benar.

Belum lagi kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden Indonesia 2019 – 2024 ini sangat terlihat tidak dewasa karena saling berbalas balasan mengenai setiap masalah dan isu isu yang membuat satu sama lain tidak aman di posisi yang sekarang.

Terutama calon presiden pertahanan, presiden Joko Widodo sering mendapatkan beberapa hal yang kurang enak di dengar dengan berita yang tidak benar.

Presiden Joko Widodo sendiri di anggap membuat tim khusus untuk kasus Novel Baswedan karena debat pemilihan presiden akan segera datang. Dan juga munculnya berita karena adanya pertanyaan yang akan di lontarkan mengenai kasus Novel Baswedan oleh kubu lawannya.

Namun Presiden Jokowi sendiri membantah tudingan tersebut, bahwa dirinya membentuk tim gabungan untuk penyidikan ini sendiri bukan demi kepentingan pemilihan presiden.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan
tim ini untuk upaya dari tindak lanjut dari pemerintah untuk memberikan Komnas
HAM persetujuan untuk rekomendasi yang di berikan. Rekomendasi itu baru di
keluarkan pada tanggal 21 Desember 2018 lalu. Jokowi menyampaikan bahwa ini
merupakan rekomendasi dari Komnas HAM di Kantor BKPM pagi tadi (14/01).

Jokowi sendiri menyatakan bahwa
diri sengaja membuat pasukan ini karena itu merupakan salah satu dari tugasnya
sebagai presiden sekaligus pemimpin negara. Dan ia juga menginginkan kasus ini
segera tuntas. Beliau mengatakan bahwa tugasnya adalah mengawasi agar masalah
tersebut selesai. Setiap kasus harus adanya bukti yang cukup untuk mengejar
pelaku.

Kapolri sendiri sudah menerima
surat tugas untuk membentuk tim gabungan untuk kasus penyiraman air keras yang
di lakukan ke salah satu penyidik KPK, Novel Baswedan. Dari surat ini sendiri,
Kapolri memilih Ir. Pol Idham Azis sebagai salah satu ketua tim. Dan dirinya di
bantu oleh Brigjen Pol Nico sebagai wakilnya.

Di dalam surat ini sendiri yang sudah di perintahkan langsung dari bapak kapolri (Kepala Polisi Republik Indonesia) pada tanggal 08 Januari 2019 lalu dan sudah di ketahui nama nama orang orang yang masuk di dalam tim tersebut dan juga di dalamnya gabungan dari Densus 88 dan banyak tim dari KPK secara langsung.

Pembentukan ini banyak pro dan kontra di dalamnya, ada yang memuji kinerja yang sudah mulai di lakukan setiap progressnya, namun juga ada yang kontra menyebutnya hanya sebuah pencitraan karena ini menjelang debat calon presiden dan wakil presiden periode 2019 – 2024.

Apalagi tanggal 17 Januari yang di mana di dalamnya ada Debat perdana sudah semakin lama semakin dekat yang di dalamnya juga mengangkat tem hukum, HAM, korupsi dan juga terorisme.

Nah menurut aktivis dari HAM sendiri juga merasa aneh mengapa kok seolah bekerja keras mengenai kasus ini kok menjelang Debat, Takutnya hanya untuk pencitraan debat saja. Ia juga mengkritik dan menanyakan pembentukan juga banyak dari kepolisian padahal kepolisian tidak mampu mengusut kasus ini.

featured,politik

kasus,novel

kasus,novel


Artikel yang berjudul “Tim Khusus Kasus Novel! Jokowi Tepis Berita ‘Hanya Untuk Debat Pilpres!'” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment