Prabowo Sebut BUMN Bangkrut, Menko Darmin: Ceroboh, Dasarnya Apa? - Ide Nasional

Breaking

Monday, January 14, 2019

Prabowo Sebut BUMN Bangkrut, Menko Darmin: Ceroboh, Dasarnya Apa?

Ide Nasional, Jakarta Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, membantah pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bahwa banyak badan usaha milik negara (BUMN) di ambang kebangkrutan. Menko Darmin justru menyebut penilaian Prabowo sangat ceroboh.

“Itu kesimpulan yang terlalu ceroboh. Tidak ada komen saja kalau sudah begitu,” ujar Darmin di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (14/1).

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini lantas mempertanyakan dasar Prabowo menyebut banyak BUMN yang akan hancur. “Apa nih yang bangkrut. Dasarnya apa?” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno meminta Prabowo memberikan bukti bahwa banyak BUMN akan bangkrut. Rini juga meminta mantan Danjen Kopassus itu tidak sekadar berasumsi.

“Buktinya mana? Orang ngomong kan bisa saja. Gampang bicara. Sekarang lihat bukti-buktinya apa,” kata Menteri Rini di Istana Negara, Jakarta.

Menteri Rini memastikan, pemerintah terus bekerja keras untuk menjaga kelangsungan BUMN di Tanah Air. Apalagi, kata dia, BUMN mempekerjakan banyak karyawan yang harus diperhatikan kesejahteraan hidupnya.

“Jangan lupa BUMN itu kan punya kita semua. Kita harus menjaga keberlangsungan BUMN tersebut. Jadi kalau bicara mari lah bicara dengan benar, dengan data yang kuat,” tegas Menteri Rini.

Saat bertemu relawan di Roemah Djoeang, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Minggu (13/1), Prabowo menyebut banyak BUMN yang akan bangkrut. Dia mengklaim, lesunya BUMN dikarenakan para elite yang doyan makan duit negara.

“Kita lihat BUMN kebanggaan kita, satu-satu hancur, bangkrut, tanya saja Garuda pilot-pilotnya, tanya pertamina, PLN, tanya pabrik milik negara, elite itu tak perlu kau kagumi. Aku tahu satu-satu, lagaknya saja itu,” ucap Prabowo.

Reporter: Supriatin


Artikel yang berjudul “Prabowo Sebut BUMN Bangkrut, Menko Darmin: Ceroboh, Dasarnya Apa?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment